Pages

UNTITLED LOVE FINAL PART




Judul                     : untitled love
Rating                   : NC -21. If you don’t like sex stuff, it’s better for you to not reading it
Cast                       : Megumi Sakurada (it’s mine, I created it :p)
                                 Kei Inoo (JE)
                                Yabu Kota (JE)
                                Yamada ryosuke (JE)
                                Daiki Arioka (JE)
                                Nakayama Yuma (JE)
Themesong          : YUI- LOVE & TRUTH
Disclaimer           : semua tokoh ada yang punya, ceritanya punya saya
message              : 
                           Satu hal yang dapat dipelajari dari cerita ini adalah, apapun keputusan hidup orang di sekitar kita, hargailah mereka, ada cerita perjuangan yg tak akan pernah bisa kita bayangkan sebelumnya di balik itu semua.

Prolog                   : 
              Gemericik air salju di jalan membawaku dalam lamunan yang sedikit membuaiku dalam ingatan itu, suara angin, burung-burung, nyanyian natal,  lampu Tokyo tower dengan berbagai hiasan di atasnya. Kau tahu, seharusnya di saat-saat seperti ini seseorang pasti akan merasakan kebahagiaan bukan? Merasakan kebahagiaan berkumpul saat natal bersama keluarga, saling bertukar kado, menyanyikan lagu natal bersama-sama, atau bahkan pergi berkencan, tapi hari natal bagiku adalah hari terkutuk. Ya, hari yang amat sangat ku benci dan tak ingin ku lewati, hari dimana setiap orang akan merasakan kebahagiaan sementara aku harus membuat upacara peringatan hari kematian orangtuaku, dalam kesendirian yang teramat dalam.

......................................................................................................................................................................
            Itu artinya… kau akan pergi jauh??
            Yabu melepaskan pelukannya. Ia sangat senang megu melangkah lebih dekat dengan impiannya, namu ia tak rela untuk berpisah jauh dengan megu.
            “itu berarti… kau … akan pergi untuk waktu yang cukup lama?”
            “un, tapi aku tak berniat untuk lama-lama disana. Aku lahir disini dan juga akan mati di sini.”
            Yabu terdiam, memikirkan bagaimana jika ia merindukan megu nanti.
            “kou-chan? Kau kenapa?” Tanya megu memecahkan lamunan yabu
            “ah, betsuni” dia menoleh. “kapan kau berangkat kesana?”
            “2 minggu yang akan datang”
            “secepat itu!!!??” dia kaget. “aku belum siap megu”
            “nande? Bukankah ada niichan yang akan menjagamu?” megu berkata sambil menepuk bahu yabu. “kou-chan, setelah aku mejernihkan pikiran, aku sudah dapat merelakanmu dengan inoo-nii, dia… mungkin terlihat kejam, tapi tidak jahat”
            “kenapa tiba-tiba kau berbicara seperti itu?”
            “ah, tidak apa-apa. Nanti kau dan inoo-nii harus mengantarku ke bandara ya.”
            “un, kau harus berjuang untuk masa depanmu megu”
            “haii~”
            “ayo megu, sebagai perayaan aku akan mentraktirmu sushi toko Naya. Kau suka makanan di toko itu kan?”
            “hontou? Arigato kou-chan” megu senang dan mencubit kedua pipi yabu
            “itte itte itee megu”
            “hahaha gomen ne~”
            Mereka berdua berjalan beriringan, yabu menutupi semua kekhawatirannya, dia takut disana megu akan menemukan orang yang lebih baik darinya, tetapi dia juga tak bisa mencegah hal itu karena sebagian hatinya sendiri mengkhianati megu.
            Dalam hati megu juga sangat sedih karena berpisah dengan yabu, tetapi dia lebih memilih untuk meneruskan impiannya untuk menjadi seorang designer baju. Sebenarnya itu adalah harapan ibunya yang tertunda, dan ia berjanji pada ibunya untuk meneruskan mimpi itu. Di perjalanan ke restoran megu meminta nomor ponsel inoo ke yabu dan mengirim sebuah sms untuknya, sebuah permintaan untuk dia datang mengantar megu ke bandara. Walau tak yakin datang setidaknya megu sudah mencoba. Ia tahu ada banyak perasaan sakit hati yang dipendam inoo selama ini. Dan saat ini megu hanya ingin melihat kakak dan keluarga satu-satunya miliknya berbahagia.
            2 minggu kemudian saat-saat terakhir yabu mengantar inoo, terlihat ayah dan ibu yabu juga ikut pergi mengantarnya. Namun mereka menyediakan wakt untuk yabu dan megu berdua. Mereka sangat mengerti perasaan yabu yang akan ditinggal jauh kekasihnya. Ayah dan ibu yabu meninggalkan mereka berdua dan pergi ke restoran di sebelah ruang tunggu.
            “anoo, kou-chan. Nii-chan… dia.. sepertinya tidak datang ya?”
            “tidak megu, dia pasti datang”
            “sepertinya, dia sangat membenciku. Padahal ada sesuatu hal yang penting yang aku ingin bicarakan padanya”
            “megu, percayalah” kata yabu sambil mengusap kepala megu. “kau anak baik, tak mungkin dia membencimu”
            “tidak, aku memang bersalah… aku..”
            “hey kalian sedang membicarakanku ya?” datang suara yang sudah tak asing lagi. Inoo muncul dengan kemeja chiffon putih dan cardigan hitam, memakai topi dan sepatu keds berwarna putih. Wanita manapun pasti akan terpesona melihat penampilannya hari itu.
            “nii-chan…” megu menangis terharu, dia memeluk kakaknya, satu-satunya keluarga miliknya yang tersisa
            “hey, hey. Aku kesini bukan untuk memelukmu” inoo berkata dengan gengsi “kau ingin bicara apa padaku?”
            “ah gomen ne~ aku lupa” megu menarik tangan yabu, membawanya ke samping inoo dan menyambungkan tangan mereka. Yamada datang dengan tergesa-gesa
            “hey megu. yokatta, aku tidak terlambat”
            “ah, yamada-san. Aku ingin kau menjadi saksi juga”
            “ada apa ini?” Tanya yamada heran.
            “nii-chan, kou-chan, mulai sekarang hiduplah dengan bahagia tanpa aku. Aku merelakan kalian untuk hidup bersama” megu tersenyum
            “apa-apaan kau?” inoo mulai kesal.
            “nii-chan jangan marah, aku hanya ingin kau hidup bahagia dengan kou-chan. Kalian saling cinta kan? Jangan pikirkan aku karena mulai sekarang aku akan focus pada impianku” megu memberika sebuah kalung berliontin bintang pada inoo
            “apa itu megu?” Tanya yabu
            “ini adalah kalung yang diberikan padaku saat ibu meninggal, ibu memberikannya dua padaku, untuk aku bulan, dan untuk nii-chan bintang. Demoo, ibu tak sempat memberikan ini padamu dan menitipkannya padaku. Kata ibu kalung binntang ini untuk kakakmu karena kelak, dia akan membantumu menerangi hidupmu seperti bintang menerangi rembulan. Nah, nii-chan, pakailah ini. Ibu telah menamai kalung ini untitled love”
            “eh? Nande?” Tanya yabu
            “karena, cinta ibu pada kami tak akan pernah bisa diungkapkan dengan sebuah kata-pun. Dan terus mengalir bagai sebuah mata air. Aku pikir perjuangan ibu sangatlah berat untukmu nii-chan, ini…” megu memakaikan kalung ini pada inoo. “walau raga ibu sudah tak ada, tetapi cintanya yang tak akan pernah hilang. Jika kau merindukan ibu, lihat saja kalung ini.” Megu tersenyum tulus pada inoo. Inoo memeluk megu dan mencium keningya. Yamada tersentuh saat itu.
            Pesawat dengan nomor penerbangan JA 11208 tujuan Washington DC akan segera diberangkatkan, kohon untuk bersiap-siap.
            “ah, semuanya. Aku pergi dulu, yamada-san, maaf jika selama ini aku selalu merepotkanmu, nii-chan, kou-chan, salam ya untuk nakayama-san. Aku… aku pergi dulu” air mata megu mulai mengalir namu ia tak mau tangisannya dilihat oleh semua orang. “kou-chan, nii-chan, hiduplah berbahagia. Doaku selalu untuk kalian” megu pergi membawa sejumlah kopernya bersama rombongan calon mahasiswa. Inoo ememgang tangan yabu. Yamada agak marah melihat hal itu. Ia pergi tanpa berkata apapun pada yabu. Sepertinya ia masih marah karena kejadian hari itu.
            “yabu, apa kau benar-benar mencintaiku?” Tanya yabu pada inoo
            “menurutmu?” yabu pergi menghampiri ayah dan ibunya kemudian berlalu. Sejak hari itu yabu lebih ebbas untuk mengekspresikan rasanya pada inoo. Mereka sering bepergian bersama bahkan ke hawai bersama. Yamada telah memaafkan yabu dan semua kembali normal seperti biasa. Kecuali aktifitas dan kehidupan seks yabu, jika biasanya ia menyetubuhi megu, saat ini inoo adalah satu-satunya teman yabu di tempat tidur.
 Hal itu terus berlanjut hingga mereka lulus kuliah dan bekerja. Yabu bekerja pada suatu perusahaan terkenal sementara inoo lebih memilih untuk menjadi seniman dan membuka sebuah galeri di Tokyo. Banyak orang tertarik dengan karya seninya. Dan salah satu master piece nya adalah sebuah lukisan kalung bulan dan bintang yang tergeletak di hamparan pasir dan berjudul untitled love. Lukisan itu membawa rindunya kembali pada megu. ya, tahun ini adalah tahun ke empat megu di amerika dan inoo memang merindukan adiknya itu. Yabu datang ke pameran inoo dan melihat lukisan itu.
            “kalau tidak salah, saat ini dia sedang liburan kan?”
            “ya, kemarin megu mengirim email bahwa dia sedang menabung untuk modal membuat skripsi jadi dia tak bisa pulang”
            “anak itu, padahal aku bisa mengiriminya sebanyak yang ia mau”
            “megu bilang ia tak mau menyusahkanmu”
            “terserahlah” inoo tampak sedikit kesal

……………………………………………………………………………………………………………..
            Hamparan salju yang dingin di amerika dengan keramainan penduduknya yang beraneka ragam. Tampak seorang gadis asal jepang duduk meminum kopi dan sebuah croissant di café pinggir jalan.
            “excusme mam, do you wanna add some coffee or tea?”
            “oh, no thank you” kata gadis itu sambil tersenyum. Dia adalah megu, namun tampak berbeda dari yang dulu. Jika dulu megu selalu menguncir dua rambutnya, sekarang rambutnya sudah lebih panjang, warna hitam rambutnya berubah menjadi coklat tua dengan make-up natural. Dulu dia sering memakai rok mini dengan kaos atau kemeja, sekarang lebih seringmemakai mini dress. Megu yang dewasa lebih terlihat anggun dan tegar. Dia membuka-buka inbox yang masuk dan membalas sebuah email dari yamada.
            Reply to : Ryosuke.Yamada@xxxx
            Subject : blank
            Anoo san, mengenai ajakanmu untuk menikah, mohon maaf, sepertinya aku belum bisa saat ini. Aku ingin focus pada karier dan impianku.
            Megu menekan tombol send. Rupanya beberapa hari yang lalu yamada meminta megu untuk menikah dengannya setelah ia lulus dan bekerja nanti. Setelah itu dia membuka email kedua yang masuk
            From : inoo.kei@xxxxx
            Subject : blank
            Yabu kecelakaan mobil dan saat ii sedang kritis, dokter bilang dia tak akan sanggup bertahan. Pulanglah secepatnya. Dia membutuhkanmu
            Megu kaget. Ia mengambil ponselnya dan berusaha menelpon orang-orang dekat yabu namun tak ada yang mengangkat. Dengan cepat ia pulang dan memesan satu tiket pesawat ke jepang saat itu juga, mengirim sms email pada inoo bahwa ia akan segera berangkat ke Tokyo. sejam kemudian ia berangkat. Jarak jepang-amerika sangat jauh dan megu sangat gelisah di dalam pesawat. Ia berharap mempunyai pintu doraemon supaya bisa langsung sampai ke tempat yabu. Ia tak bisa membayangkan jika terjadi sesuatu pada ybu. Megu masih menyimpan perasaan pada yabu, ia tak ingin yabu pergi mendahuluinya
            15 jam kemudian megu sampai di bandara, ia segera keluar dan mengambil barang-barang bawaannya. Disana inoo sudah menunggunya.
            “hei, ogenki desu ka? Kau sudah dewasa ya?” inoo tersenyum sambil mengusap-usap kepala megu
            “nii-chan sudah tak ada waktu lagi untuk berbicang-bincang, dimana yabu dirawat? Aku ingin kesana” megu segera berjalan
            Inoo menarik tangan megu “hei, tunggu du…”
            “ada apa kau memanggilku kesini inoo-chan??” belum sempat bicara suara yabu terdengar. Ternyata memang yabu. Ia terlihat sangat sehat dengan kaos biru muda dan celana pendek army yang dikenakannya. Yabu kaget, ia sempat tak mengenali wanita yang ada di samping inoo. Namun ketika melihat matanya, yabu langsung sadar bahwa itu megu. megu marah padaa inoo
            “nii-chann !!!!! kau jahat sekali !!!” kata megu memukul-mukul dada inoo.
            “haha tenang saja, tiketmu nanti akan aku ganti, apa kau tidak rindu pada kakakmu ini?”
            “ada apa sebenarnya ini? Yabu masih heran.
            “megu, hari ini kau ulangtahun kan?” inoo berkata sambil mengeluarkan sebuah kotak kecil berwarna merah yang ternyata adalah sepasang cincin dengan nama megumi dan kota. Dia memakaikan cincin bertuliskan kota ke jari manis megu “otanjoubi omedetou, ini adalah hadiah ulangtahun dariku, aku tau cinta kalian berdua adalah cinta sejati dan aku tak berhak untuk mengusiknya, menikahlah, ini permintaanku”
            Yabu kaget, ia tak menyangka inoo yang selama beberapa tahun ini sangat protektif padanya bahkan jika ia mengirim email pada megu sekalipun. “inoo, kenapa tiba-tiba??”
            “hahaha jangan takut kou-chan, aku tak akan mengajakmu untuk threesome dengan megu, aku.. menyukai sesamaku karena aku tak ingin dikhianati oleh wanita lagi sejak ibuku meninnggalkanku, tapi karena aku sudah tau apa yang sebenarnya terjadi, aku ingin menghilangkan ketidak normalan ku ini”
            “tapi nii-chan, bukankah kau sangat mencintai yabu?”
            “ya, tetapi. Cinta kalian lebih kuat, jika seseorang saling jatuh cinta tanpa suatu alasan bukan karena harta, tahta, ataupun fisik, maka cinta mereka adalah cinta sejati. Dan kalian punya itu semua” inoo memakaikan yabu cincin pasangan megu “yabu, aku yang akan menjadi saksi pernikahan kalian. Cincin ini aku namai sama seperti kalungku dan megu, untitled love, karena cinta kalian yang tidak terbatas dan tak ada kata yang pantas mewakilinya”
THE END 

5 comments:

  1. huaaaaa sankyuuu loh

    keren ff nya

    kirain yabunoo bersatu

    TT^TT

    masih nanngis nih

    ReplyDelete
  2. Arigatoo :) masih banyak judul lain yg kece-kece lho :) cek yg stay with me (finished) sama truth (on going)
    :)

    ReplyDelete
  3. keren ..

    tapi bayak kata" yang salah ..
    dan asal usul critanya blum jelas..
    ak blom paham sepenuhnya antara megu dan kei

    ReplyDelete
    Replies
    1. hahaha becaus thats my first fanfict and I had write it since 2 month ago

      Delete

your comment is precious to us :)