Rating : NC -21. If you don’t like sex stuff, it’s better for you to not reading it
Cast : Megumi Sakurada (it’s mine, I created it :p)
Kei Inoo (JE)
Yabu Kota (JE)
Yamada ryosuke (JE)
Daiki Arioka (JE)
Nakayama Yuma (JE)
Themesong : YUI- LOVE & TRUTH
Themesong : YUI- LOVE & TRUTH
Disclaimer : semua tokoh ada yang punya, ceritanya punya saya
message :
Satu hal yang dapat dipelajari dari cerita ini adalah, apapun keputusan hidup orang di sekitar kita, hargailah mereka, ada cerita perjuangan yg tak akan pernah bisa kita bayangkan sebelumnya di balik itu semua.
Prolog :
Gemericik air salju di jalan membawaku dalam lamunan yang sedikit membuaiku dalam ingatan itu, suara angin, burung-burung, nyanyian natal, lampu Tokyo tower dengan berbagai hiasan di atasnya. Kau tahu, seharusnya di saat-saat seperti ini seseorang pasti akan merasakan kebahagiaan bukan? Merasakan kebahagiaan berkumpul saat natal bersama keluarga, saling bertukar kado, menyanyikan lagu natal bersama-sama, atau bahkan pergi berkencan, tapi hari natal bagiku adalah hari terkutuk. Ya, hari yang amat sangat ku benci dan tak ingin ku lewati, hari dimana setiap orang akan merasakan kebahagiaan sementara aku harus membuat upacara peringatan hari kematian orangtuaku, dalam kesendirian yang teramat dalam.
...................................................................................................................................................................
...................................................................................................................................................................
Universitas M jam 2 siang di ruang 14 …
“jadi,
kerjakan latihan soal halaman 157 sampai dengan 163 dikumpulkan lewat email ya,
terimakasih untuk hari ini” kelas bahasa hari itu ditutup dengan perintah tugas
dari sensei. Semua mahasiswa mengeluh.
“hey,
yabu kau kan paling pintar dalam pelajaran ini, tolong kerjakan nanti aku lihat
hasilmu” sapa daiki pada yabu
“kenapa
kau ini malas sekali? Bahkan chapter yang paling mudah saja kau malass untuk
mengerjakannya, jangan begitu dai-chan, ini juga untuk masa depanmu” nasehat
yabu
“ah ya
ya ya terserahlah, ohya, kita mau makan siang dimana?” daiki mengalihkan
pembicaraan “kemana ryo-chan? Hari ini dia tak kelihatan?”
“sepertinya
dia sedang sakit, ah maaf dai-chan hari ini aku tak bisa makan siang denganmu,
aku ada janji makan bersama megu dan menonton film, gomen ne~”
“kou-chan…
jadi hari ini aku makan sendiri? Uhmm….” Tiba-tiba telepon yabu berbunyi. Suara
sms dan ternyata dari inoo.
From : kei inoo
Hari ini jam 4 datanglah ke
apartemenku, aku puya kejutan untukmu.
“kenapa
di saat yang tidak tepat seperti ini?” yabu bergumam
“doushite
yabu?” Tanya daiki
“ah…
betsuni… “ belum sempat yabu membalas sms inoo untuk mengabarkan bahwa ia tidak
bisa datang, sebuah sms masuk . ternyata dari megu.
From : megu
Kou-chan, hontou gomen ne~ hari
ini aku tidak bisa menemanimu, aku harus membuat tugas kelompok bersama dengan
teman-temanku. Ini tugas mendadak. Maaf ya.
Ah yokatta… untung megu membatalkan janji hari ini. Yabu membalas
sms megu
Reply to : megu
Daijobu megu, lain kali kita
bisa pergi bersama, kerjakan tugasmu saja dengan baik. Aishiteru
Kemudian yabu membalas sms
inoo.
Reply to : kei ioo
Baiklah, jam 4 aku akan kesana
“anoo, dai-chan. Aku harus
pulang dulu. Ittekimasu …” yabu langsung pergi ke rumahnya. Hendak bersiap
mandi dan berganti pakaian.
“kenapa
akhir-akhir ini dia bersemangat sekali? Huh, aku sendirian lagi…” gumam daiki
Jam 4
sore apartement megu…
Ting tong, bunyi bel pintu berbunyi.
Megu segera membukakan pintu. Ia terlihat berdandan dengan sangat cantik. Megu
memakai mini dressed berwarna hitam dengan kuncir rambut kelinci serta make-up
natural. Megu adalah miss favorit di sekolahnya karena kecantikan dan
kepintarannya dalam pelajaran. Serta sangat aktif dalam berbagai organisasi di
kelas. Semua itu demi mendapatkan beasiswa kuliah sama seperti yabu. Megu
berdiri di hadapan Yuma yang memakai jaket kulit hitam. Pakaian mereka sangat
serasi. Yuma terhening melihat megu yang berdandan. Seperti wanita yang berbeda
saat ia temui kemarin.
“anoo,
kau.. cantik sekali mala mini..” Yuma memulai pembicaraan dengan memberikan
megu bucket bunga.
“ah..
arigatou nakayama-san. Silahkan masuk, sudah ku siapkan the”
“un,…”
Mereka
berdua duduk di ruang tamu sekaligus ruang makan. Yuma melihat sekeliling
apartemen megu yang menurutnya hanya sebesar garasi rumahnya.
“ah ya,
kemana orangtuamu?” Tanya Yuma pura-pura tidak tahu. Padahal sebenarnya ia
sudah menyelidiki asal-usul megu.
“orangtuaku..
mereka sudah meninggal sewaktu aku masih kecil, mereka meninggal karena
kecelakaan. Ayah dan ibu-ku” megu terlihat sedih menceritakannya.
“ah.. gomen ne~”Yuma mendekati megu
dan menghapus airmata megu, ia berusaha mengambilsimpati gadis itu.
“terimakasih
nakayama-san”
“ini
semua… kau yang memasaknya? Boleh kucoba?”
“ah
tentu saja, tapi maaf kalau makanannya tidak seenak makanan di rumahmu”
“um,
ini sangat enak…” kata Yuma sambil memakan donburi buatan megu. “orang yang
akan jadi suamimu nanti pasti sangat beruntung”
Wajah
megu langsung memerah. Ia membayangkan ketika nanti ia benar-benar menjadi seorang
ibu. Megu ikut makan bersama Yuma. Mereka berbincang tentang kehidupan
masing-masing, sekolah, dan teman-teman. Terlihat jelas bahwa Yuma berusaha
mendapatkan hati megu untuk berkencan dengannya. Di saat pembicaraan mereka,
wajah mereka hanya berjarak 5cm. mereka saling beradu pandang. Menatap mata
masing-masing. Bibir Yuma mulai mendekat dan seketika telah mendarat di bibir
megu. megu kaget, ia tak tau harus bicara apa. Megu sama sekali tidak membalas
ciuman Yuma, namun Yuma terus melumat bibir megu hingga akhirnya megu-pun
membalas ciuman Yuma. Yuma senang dan tak menyangkan bahwa megu akan semudah
ini terjebak rayuannya. Dia mulai mencium leher megu, perlahan tapi pasti,
mencium bagian belakang telinga megu kemudian turun ke bahu, dan sampai pada bagian
dada megu. ia terbawa suasana. Yuma mulai melepas dress megu, tiba-tiba megu
teringat yabu dan ia mendorong Yuma.
“hentikan
!! aku.. aku.. aku tidak bisa melakukannya!!’ teriak megu
“kenapa
megu?” Yuma mulai memanggil nama kecil megu “ada apa? Apa ada yang salah
denganku?”
“bukan
begitu nakayama, aku… sudah ada seseorang yang aku sayangi dan aku tak ingin
mengecewakannya”
“lantas?
Apa kau yakin dia akan setia denganmu?”
“apa
maksudmu? Dia.. dia sangat baik padaku dan tak akan mungkin mengkhianatiku, dan
aku tak mungkin menghancurkan kepercayaannya. Sekalipun kau idola-ku”
“ayolah
sayang, jangan terlalu kaku… santai saja..” Yuma menarik tangan megu ke futon.
Megu tetap menolak ajakan Yuma. Yuma mulai marah.
“kau
ini !! untuk apa kau menjaga setia pada orang yang selalu mengkhianatimu ?!’
“apa
maksudmu, kau tidak tahu apa-apa”
“ini..”
Yuma memberikan sebuah kartu nama apartemen milik inoo. “datanglah ke apartemen
ini kemudian masuklah ke kamar 12GF4 dan cari tahu apa yang sebenarnya pacarmu
lakukan” jawab Yuma kesal. Baru kali ini ia ditolak bercinta oleh seorang
wanita.
“eh,
jadi kau kenal pacarku? Kenapa? Kenapa kau melakukan ini ?”
“sudah,
jangan banyak Tanya. Jika kau ingin tahu, datanglah ke alamat ini” Yuma
mengambil jaketnya dan langsung pergi. Ia menyalakan mobilnya dan berlalu
dengan cepat. Megu masih memandangnya dengan tatapan kosong. Masih bimbang
apakah akan ke tempat itu atau tidak. Ia takut sesuatu yang sangat ia tidak
harapkan benar-benar terjadi.
………………………………………..
Apartemen inoo jam 10 malam
Trrttt trrrtt~ inoo mengangkat handphone
nya. Terlihat nama nakayama Yuma terpampang jelas. Inoo menghentikan
‘permainan’nya dengan yabu.
“siapa?”
“tidak,
hanya temanku, bisakah kau mengambilkan aku wine yang aku titipkan di resepsionis
bawah? Tolong…”
“baiklah…”
yabu memakai kaos dan celana pendeknya dengan cepat. Ia mengecup bibir inoo dan
pergi ke bawah. Inoo mengangkat teleponnya.
“hai~
bagaimana rencananya Yuma?
“lama
sekali kau mengangkat telepon. Rencananya sangat berjalan lancer, seperti yang
kau harapkan, gadis itu memang menolakku untuk bercinta”
“hahaha,
maaf tadi aku menunggu yabu pergi ke bawah dulu. kau sedikit kesal kan? Karena
sudah ditolak bercinta?”
“eh?
Bagaimana kau tahu?
“aku
tahu persis sifatmu Yuma. Nah persiapan disini juga sudh selesai, hanya tinggal
menunggu endingnya. Kau mau lihat?”
“tidak,
aku sangat lelah hari ini, besok aku ada interview untuk sebuah majalah”
“baiklah,
ganbate Yuma” inoo menutup teleponnya. Tak lama kemudia yabu datang.
“wine
yang ini?”
“ya,
arigatou, inoo yang tanpa pakaian saat ini langsung mengambil wine dan pergi ke
ruang tamu. Ia menuangkan segelas wine dan langsung meminumnya.
“hei
hei, setidaknya pakailah dulu celanamu, nanti kau kedinginan.”
“lau?
Kenapa kau tidak hangatkan saja aku?” jawab inoo sambil tersenyum. Yabu
mendekatinya yang sedang duduk di sofa ruang tamu yang langsung berhadapan
dengan pintu depan. Dia memeluk inoo yang sat itu telanjang dan menaikkan inoo
ke pangkuannya. Ia memegang penis inoo sambil melumat bibirnya. Inoo melepaskan
semua baju yabu. Hingga penis yabu yang menegang bisa terlihat. Inoo yang saat
itu dipangku oleh yabu terus mencumbu tubuh yabu.
Tingtong tiba-tiba bel pintu
berbunyi. Yabu kaget, ia hendak berhenti tetapi inoo memaksanya untuk lanjut.
“tenang
saja, kalau bukan Yuma, paling petugas resepsionis yang ingin menanyakan barang
pesananku. Malam ini tak ada klien ku yang akan datang”
“un…”
yabu meneruskan permainannya, ia terus dicumbu inoo. Dan tiba-tiba pintu depan
dibuka pelan. Ternyata megu dan yamada yang membuka pintu itu. Semua orang yang
ada disitu terkejut kecuali inoo yang sudah merencanakan hal ini. Yabu sangat
kaget apalagi megu, ia memergoki yabu sedang bercinta di sebuah apartemen mewah
dengan seorang lelaki. Ia melihat orang yang sedang bercinta dengan yabu dan
diam mematung, inoo pun kaget terdiam. Ini di luar perkiraannya. begitu melihat
wajah gadis yang sudah tak asing lagi baginya. wajah megu seolah membawanya
kembali ke masa kecilnya yang suram.
“kau…
megu…??”
“inoo……..
inoo nii-chan?????!!!” airmata megu seketika keluar.
to be continued …


No comments:
Post a Comment
your comment is precious to us :)