Pages

UNTITLED LOVE PART 7



Judul                     : untitled love
Rating                   : NC -21. If you don’t like sex stuff, it’s better for you to not reading it
Cast                       : Megumi Sakurada (it’s mine, I created it :p)
                                 Kei Inoo (JE)
                                Yabu Kota (JE)
                                Yamada ryosuke (JE)
                                Daiki Arioka (JE)
                                Nakayama Yuma (JE)
Themesong          : YUI- LOVE & TRUTH
Disclaimer           : semua tokoh ada yang punya, ceritanya punya saya
message              : 
                           Satu hal yang dapat dipelajari dari cerita ini adalah, apapun keputusan hidup orang di sekitar kita, hargailah mereka, ada cerita perjuangan yg tak akan pernah bisa kita bayangkan sebelumnya di balik itu semua.

Prolog                   : 
              Gemericik air salju di jalan membawaku dalam lamunan yang sedikit membuaiku dalam ingatan itu, suara angin, burung-burung, nyanyian natal,  lampu Tokyo tower dengan berbagai hiasan di atasnya. Kau tahu, seharusnya di saat-saat seperti ini seseorang pasti akan merasakan kebahagiaan bukan? Merasakan kebahagiaan berkumpul saat natal bersama keluarga, saling bertukar kado, menyanyikan lagu natal bersama-sama, atau bahkan pergi berkencan, tapi hari natal bagiku adalah hari terkutuk. Ya, hari yang amat sangat ku benci dan tak ingin ku lewati, hari dimana setiap orang akan merasakan kebahagiaan sementara aku harus membuat upacara peringatan hari kematian orangtuaku, dalam kesendirian yang teramat dalam.

...................................................................................................................................................................

Universitas M jam 2 siang di ruang 14 …
                “jadi, kerjakan latihan soal halaman 157 sampai dengan 163 dikumpulkan lewat email ya, terimakasih untuk hari ini” kelas bahasa hari itu ditutup dengan perintah tugas dari sensei. Semua mahasiswa mengeluh.
                “hey, yabu kau kan paling pintar dalam pelajaran ini, tolong kerjakan nanti aku lihat hasilmu” sapa daiki pada yabu
                “kenapa kau ini malas sekali? Bahkan chapter yang paling mudah saja kau malass untuk mengerjakannya, jangan begitu dai-chan, ini juga untuk masa depanmu” nasehat yabu
                “ah ya ya ya terserahlah, ohya, kita mau makan siang dimana?” daiki mengalihkan pembicaraan “kemana ryo-chan? Hari ini dia tak kelihatan?”
                “sepertinya dia sedang sakit, ah maaf dai-chan hari ini aku tak bisa makan siang denganmu, aku ada janji makan bersama megu dan menonton film, gomen ne~”
                “kou-chan… jadi hari ini aku makan sendiri? Uhmm….” Tiba-tiba telepon yabu berbunyi. Suara sms dan ternyata dari inoo.
                From : kei inoo
                Hari ini jam 4 datanglah ke apartemenku, aku puya kejutan untukmu.
                “kenapa di saat yang tidak tepat seperti ini?” yabu bergumam
                “doushite yabu?” Tanya daiki
                “ah… betsuni… “ belum sempat yabu membalas sms inoo untuk mengabarkan bahwa ia tidak bisa datang, sebuah sms masuk . ternyata dari megu.
                From : megu
                Kou-chan, hontou gomen ne~ hari ini aku tidak bisa menemanimu, aku harus membuat tugas kelompok bersama dengan teman-temanku. Ini tugas mendadak. Maaf ya.
                Ah yokatta… untung megu membatalkan janji hari ini. Yabu membalas sms megu
                Reply to : megu
                Daijobu megu, lain kali kita bisa pergi bersama, kerjakan tugasmu saja dengan baik. Aishiteru
                Kemudian yabu membalas sms inoo.
                Reply to : kei ioo
                Baiklah, jam 4 aku akan kesana
                “anoo, dai-chan. Aku harus pulang dulu. Ittekimasu …” yabu langsung pergi ke rumahnya. Hendak bersiap mandi dan berganti pakaian.
                “kenapa akhir-akhir ini dia bersemangat sekali? Huh, aku sendirian lagi…” gumam daiki
                Jam 4 sore apartement megu…
                Ting tong, bunyi bel pintu berbunyi. Megu segera membukakan pintu. Ia terlihat berdandan dengan sangat cantik. Megu memakai mini dressed berwarna hitam dengan kuncir rambut kelinci serta make-up natural. Megu adalah miss favorit di sekolahnya karena kecantikan dan kepintarannya dalam pelajaran. Serta sangat aktif dalam berbagai organisasi di kelas. Semua itu demi mendapatkan beasiswa kuliah sama seperti yabu. Megu berdiri di hadapan Yuma yang memakai jaket kulit hitam. Pakaian mereka sangat serasi. Yuma terhening melihat megu yang berdandan. Seperti wanita yang berbeda saat ia temui kemarin.
                “anoo, kau.. cantik sekali mala mini..” Yuma memulai pembicaraan dengan memberikan megu bucket bunga.
                “ah.. arigatou nakayama-san. Silahkan masuk, sudah ku siapkan the”
                “un,…”
                Mereka berdua duduk di ruang tamu sekaligus ruang makan. Yuma melihat sekeliling apartemen megu yang menurutnya hanya sebesar garasi rumahnya.
                “ah ya, kemana orangtuamu?” Tanya Yuma pura-pura tidak tahu. Padahal sebenarnya ia sudah menyelidiki asal-usul megu.
                “orangtuaku.. mereka sudah meninggal sewaktu aku masih kecil, mereka meninggal karena kecelakaan. Ayah dan ibu-ku” megu terlihat sedih menceritakannya.
“ah.. gomen ne~”Yuma mendekati megu dan menghapus airmata megu, ia berusaha mengambilsimpati gadis itu.
                “terimakasih nakayama-san”
                “ini semua… kau yang memasaknya? Boleh kucoba?”
                “ah tentu saja, tapi maaf kalau makanannya tidak seenak makanan di rumahmu”
                “um, ini sangat enak…” kata Yuma sambil memakan donburi buatan megu. “orang yang akan jadi suamimu nanti pasti sangat beruntung”
                Wajah megu langsung memerah. Ia membayangkan ketika nanti ia benar-benar menjadi seorang ibu. Megu ikut makan bersama Yuma. Mereka berbincang tentang kehidupan masing-masing, sekolah, dan teman-teman. Terlihat jelas bahwa Yuma berusaha mendapatkan hati megu untuk berkencan dengannya. Di saat pembicaraan mereka, wajah mereka hanya berjarak 5cm. mereka saling beradu pandang. Menatap mata masing-masing. Bibir Yuma mulai mendekat dan seketika telah mendarat di bibir megu. megu kaget, ia tak tau harus bicara apa. Megu sama sekali tidak membalas ciuman Yuma, namun Yuma terus melumat bibir megu hingga akhirnya megu-pun membalas ciuman Yuma. Yuma senang dan tak menyangkan bahwa megu akan semudah ini terjebak rayuannya. Dia mulai mencium leher megu, perlahan tapi pasti, mencium bagian belakang telinga megu kemudian turun ke bahu, dan sampai pada bagian dada megu. ia terbawa suasana. Yuma mulai melepas dress megu, tiba-tiba megu teringat yabu dan ia mendorong Yuma.
                “hentikan !! aku.. aku.. aku tidak bisa melakukannya!!’ teriak megu
                “kenapa megu?” Yuma mulai memanggil nama kecil megu “ada apa? Apa ada yang salah denganku?”
                “bukan begitu nakayama, aku… sudah ada seseorang yang aku sayangi dan aku tak ingin mengecewakannya”
                “lantas? Apa kau yakin dia akan setia denganmu?”
                “apa maksudmu? Dia.. dia sangat baik padaku dan tak akan mungkin mengkhianatiku, dan aku tak mungkin menghancurkan kepercayaannya. Sekalipun kau idola-ku”
                “ayolah sayang, jangan terlalu kaku… santai saja..” Yuma menarik tangan megu ke futon. Megu tetap menolak ajakan Yuma. Yuma mulai marah.
                “kau ini !! untuk apa kau menjaga setia pada orang yang selalu mengkhianatimu ?!’
                “apa maksudmu, kau tidak tahu apa-apa”
                “ini..” Yuma memberikan sebuah kartu nama apartemen milik inoo. “datanglah ke apartemen ini kemudian masuklah ke kamar 12GF4 dan cari tahu apa yang sebenarnya pacarmu lakukan” jawab Yuma kesal. Baru kali ini ia ditolak bercinta oleh seorang wanita.
                “eh, jadi kau kenal pacarku? Kenapa? Kenapa kau melakukan ini ?”
                “sudah, jangan banyak Tanya. Jika kau ingin tahu, datanglah ke alamat ini” Yuma mengambil jaketnya dan langsung pergi. Ia menyalakan mobilnya dan berlalu dengan cepat. Megu masih memandangnya dengan tatapan kosong. Masih bimbang apakah akan ke tempat itu atau tidak. Ia takut sesuatu yang sangat ia tidak harapkan benar-benar terjadi.
                ………………………………………..
Apartemen inoo jam 10 malam
                Trrttt trrrtt~ inoo mengangkat handphone nya. Terlihat nama nakayama Yuma terpampang jelas. Inoo menghentikan ‘permainan’nya dengan yabu.
                “siapa?”
                “tidak, hanya temanku, bisakah kau mengambilkan aku wine yang aku titipkan di resepsionis bawah? Tolong…”
                “baiklah…” yabu memakai kaos dan celana pendeknya dengan cepat. Ia mengecup bibir inoo dan pergi ke bawah. Inoo mengangkat teleponnya.
                “hai~ bagaimana rencananya Yuma?
                “lama sekali kau mengangkat telepon. Rencananya sangat berjalan lancer, seperti yang kau harapkan, gadis itu memang menolakku untuk bercinta”
                “hahaha, maaf tadi aku menunggu yabu pergi ke bawah dulu. kau sedikit kesal kan? Karena sudah ditolak bercinta?”
                “eh? Bagaimana kau tahu?
                “aku tahu persis sifatmu Yuma. Nah persiapan disini juga sudh selesai, hanya tinggal menunggu endingnya. Kau mau lihat?”
                “tidak, aku sangat lelah hari ini, besok aku ada interview untuk sebuah majalah”
                “baiklah, ganbate Yuma” inoo menutup teleponnya. Tak lama kemudia yabu datang.
                “wine yang ini?”
                “ya, arigatou, inoo yang tanpa pakaian saat ini langsung mengambil wine dan pergi ke ruang tamu. Ia menuangkan segelas wine dan langsung meminumnya.
                “hei hei, setidaknya pakailah dulu celanamu, nanti kau kedinginan.”
                “lau? Kenapa kau tidak hangatkan saja aku?” jawab inoo sambil tersenyum. Yabu mendekatinya yang sedang duduk di sofa ruang tamu yang langsung berhadapan dengan pintu depan. Dia memeluk inoo yang sat itu telanjang dan menaikkan inoo ke pangkuannya. Ia memegang penis inoo sambil melumat bibirnya. Inoo melepaskan semua baju yabu. Hingga penis yabu yang menegang bisa terlihat. Inoo yang saat itu dipangku oleh yabu terus mencumbu tubuh yabu.
                Tingtong tiba-tiba bel pintu berbunyi. Yabu kaget, ia hendak berhenti tetapi inoo memaksanya untuk lanjut.
                “tenang saja, kalau bukan Yuma, paling petugas resepsionis yang ingin menanyakan barang pesananku. Malam ini tak ada klien ku yang akan datang”
                “un…” yabu meneruskan permainannya, ia terus dicumbu inoo. Dan tiba-tiba pintu depan dibuka pelan. Ternyata megu dan yamada yang membuka pintu itu. Semua orang yang ada disitu terkejut kecuali inoo yang sudah merencanakan hal ini. Yabu sangat kaget apalagi megu, ia memergoki yabu sedang bercinta di sebuah apartemen mewah dengan seorang lelaki. Ia melihat orang yang sedang bercinta dengan yabu dan diam mematung, inoo pun kaget terdiam. Ini di luar perkiraannya. begitu melihat wajah gadis yang sudah tak asing lagi baginya. wajah megu seolah membawanya kembali ke masa kecilnya yang suram.
                “kau… megu…??”
                “inoo…….. inoo nii-chan?????!!!” airmata megu seketika keluar.

to be continued … 

No comments:

Post a Comment

your comment is precious to us :)